MOJOKERTO, BIDIK — Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (HMPS TBIndo) Universitas KH Abdul Chalim (UAC) menggelar Festival Suara Aksara 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (31/5/2026) pukul 18.30 WIB di Gedung Tarbiyah lantai III Universitas KH Abdul Chalim.
Festival ini mengusung tema “Merangkai Mimpi di Tengah Laju Perubahan Zaman: Menapakkan Langkah melalui Suara Aksara sebagai Ruang Tumbuh, Ekspresi, dan Eksistensi Bahasa serta Sastra.” Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan sivitas akademika Universitas KH Abdul Chalim. Di antaranya, Dr. Akhmad Fatoni, S.S., M.Hum., selaku sutradara Teater Hanya Satu Kali Universitas Islam Majapahit (UNIM), Shopia Allamin, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, serta Dr. Juli Amaliyah Nasucha, M.Pd.I., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UAC, dan Mars Yalal Wathan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai pihak yang hadir.

Dalam sambutannya, Shopia Allamin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Suara Aksara 2026.
“Festival ini mengingatkan kita bahwa setiap suara memiliki sebuah makna dan setiap aksara itu menyimpan sebuah cerita,” ujarnya.
Festival Suara Aksara 2026 juga menampilkan para finalis yang berhasil masuk tiga besar dalam lomba cipta baca puisi. Para finalis berasal dari mahasiswa Universitas KH Abdul Chalim serta siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Selain penampilan para finalis, acara turut dimeriahkan dengan pertunjukan tari, monolog, dan teater yang dibawakan mahasiswa TBIndo UAC. Penampilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa Universitas KH Abdul Chalim dan Universitas Islam Majapahit.
Ketua HMPS TBIndo, Nizar Bahril Hikam Muhammad, berharap Festival Suara Aksara dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa.
“Semoga ke depannya bisa terselenggara Festival Suara Aksara dengan baik dan bisa memberikan dampak di UAC terutama kepada TBIndo bisa terus berkarya dan berkreativitas dan juga menjaga sastra di era sekarang,” katanya.
Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba cipta baca puisi Festival Suara Aksara 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

