MOJOKERTO – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi (PRODI) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Abdul Chalim (UAC) menggelar Semarak Kompetisi KPI 2026 (Semiotik) guna mengembangkan kemampuan public speaking mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Tarbiyah Lantai 3 UAC pada Minggu (7/6/2026).
Semiotik tahun ini mengusung tema “Muda Berkarya, Berani Bicara, Berdakwah dengan Makna”. Tedapat dua kategori lomba, yakni master of ceremony (MC) dan dai. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum serta kemampuan berdakwah.

Suryo Muhammad Syifa, selaku ketua pelaksana Semiotik 2026, memaparkan bahwa dai dan MC bukan hanya kompetensi dasar dari mahasiswa KPI, oleh karena itu, kami memberikan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakatnya.
“Setelah kami pertimbangkan, dakwah bukan hanya menjadi basic mahasiswa KPI karena Nabi juga menyebarkan ajaran Islam melalui dakwah. Begitu pula dengan MC yang mengajarkan komunikasi dan interaksi sosial,” ujarnya.
Supyan Al-Ansory, selaku ketua Himpunan Mahasiswa KPI, mengatakan bahwa Semiotik merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menghadirkan ruang pengembangan potensi mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh mahasiswa tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga mampu menyebarkan nilai-nilai keislaman, sebagaimana yang terkandung dalam Mars UAC yang telah kita lantunkan,” tegasnya.
Dr. M. Chabibi, Lc., M.Hum., M. IP., selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin (DAUS) UAC, menuturkan bahwa Fakultas DAUS mempunyai simbol “Berdakwah dengan ilmu, menyebarkan agama dengan akhlak” yang senantiasa dikemukakan oleh KH. Abdul Chalim.
“Oleh karena itu, Semiotik merupakan kegiatan yang sangat apresiatif di kalangan mahasiswa,” pungkasnya.
Diharapkan, dari semiotik ini, mahasiswa dapat menggali serta meningkatkan kemampuan dalam bidang public speaking.

