Mojjokerto, Bidik – Universitas KH Abdul Chalim (UAC) kembali menggelar wisuda bagi lulusan jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) pada Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto.
Prosesi wisuda sesi pertama turut dihadiri sejumlah tokoh, salah satunya Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Muhammad Zain, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa setiap jenjang pendidikan memiliki tuntutan kemampuan yang berbeda. Pada jenjang S1, mahasiswa berada dalam tahap pembelajaran dan pengembangan kemampuan.

Sementara itu, mahasiswa S2 dituntut mampu melakukan analisis kritis (critical analysis) serta menyampaikan pendapat secara mandiri. Adapun pada jenjang S3, mahasiswa diharapkan mampu berpikir secara mandiri dan menghasilkan pemikiran yang lebih mendalam.
Menurutnya, perguruan tinggi menghadapi tantangan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan serta menghadapi persaingan di tengah perkembangan zaman.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan lulusan dalam merencanakan kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, pendidikan tidak seharusnya berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga menjadi bekal bagi lulusan untuk menentukan arah dan tujuan hidup ke depan.
Selain kemampuan komunikasi dan perencanaan kehidupan, Muhammad Zain menilai literasi keuangan sebagai salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki lulusan. Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dinilai dapat membantu mereka menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi perkembangan Universitas KH Abdul Chalim yang dinilainya berkembang pesat sebagai perguruan tinggi swasta. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari peran Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim selaku pendiri dan pembina Universitas KH Abdul Chalim sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah.
Ia berharap UAC terus mampu menjawab tantangan zaman dengan melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan kejujuran.
“Integritas dan kejujuran yang paling penting, dan Universitas KH Abdul Chalim yang akan menjawab tantangan itu,” ungkapnya.

