Mojokerto, Bidik – Universitas Abdul Chalim (UAC) turut berpartisipasi dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Tematik dan Pencegahan Berbasis Pentahelix yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Aula Bappeda Kabupaten Mojokerto, Senin (8/6/2026). Pada kegiatan tersebut, UAC diwakili oleh Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), Salis Khoiriyati, M.Psi., Psikolog.
Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program-program tematik sekaligus memperkuat sinergi kolaborasi pentahelix antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Mojokerto.

Adapun isu-isu strategis yang menjadi fokus pembahasan meliputi pencegahan kekerasan seksual, penanganan gizi dan stunting, pencegahan bullying dan penyalahgunaan narkoba, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pendampingan ruang literasi.
Dalam forum tersebut, Salis Khoiriyati memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan UAC sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Di antaranya adalah pembentukan Satgas PPKS, penyediaan ruang konseling, serta kerja sama dengan KOPRI dalam rekrutmen mahasiswa relawan yang memiliki kepedulian terhadap isu pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.
Selain itu, melalui berbagai program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dosen dan mahasiswa UAC aktif mendampingi masyarakat dalam penguatan ekonomi melalui fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM serta penyelenggaraan seminar dan pelatihan bagi masyarakat desa. UAC juga telah menghadirkan THAEBA sebagai lembaga sertifikasi halal yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Di bidang literasi, dosen dan mahasiswa UAC telah mengembangkan pojok baca di sejumlah desa sebagai upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat. Sementara itu, LPPM UAC juga menyelenggarakan seminar parenting sebagai bentuk edukasi bagi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Kontribusi lainnya diwujudkan melalui layanan konsultasi hukum gratis yang disediakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UAC sebagai luaran Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), serta penyebarluasan edukasi mengenai pencegahan bullying melalui podcast yang ditayangkan di kanal YouTube PMB UAC.
Sebagai tindak lanjut rapat, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berencana mengajukan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Abdul Chalim untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai program tematik. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga akan mengirimkan surat resmi kepada UAC untuk meminta data mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan sebagai bahan penguatan sinergi dan penyusunan program ke depan.
Keikutsertaan UAC dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen universitas untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mendukung pembangunan daerah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
