Mojokerto, Bidik – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) menggelar pelantikan pengurus baru periode 2026-2027 dengan mengusung tema “Regenerasi HMPS PIAUD Menuju Kepengurusan yang Adaptif”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Tarbiyah lantai 3 pada Rabu (10/7/2026).
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri dosen, mahasiswa PIAUD, pengurus demisioner, serta tamu undangan lainnya. Pelantikan ini menjadi simbol estafet kepemimpinan dari kepengurusan sebelumnya kepada pengurus baru untuk menjalankan amanah selama satu periode ke depan.
Ketua pelaksana, Nurul Nafisatus Sholihah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa regenerasi organisasi bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum melahirkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai organisasi.

“Regenerasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum untuk melahirkan generasi yang siap beradaptasi dengan perubahan namun tetap menjaga keberlanjutan nilai-nilai baik organisasi,” ujarnya.
Ketua demisioner HMPS PIAUD, Hanny Yumna Tsuroyya, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan organisasi selama satu periode. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan capaian positif dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi mahasiswa.
Sementara itu, Kepala Program Studi PIAUD, Salis Khoiriyati, M.Psi., menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.
“HMPS merupakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan mengasah kemampuan kepemimpinan. Selain itu, HMPS juga harus mampu menjadi mitra program studi dalam mendukung berbagai kegiatan akademik,” tegasnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, HMPS PIAUD UAC diharapkan mampu menghadirkan gagasan inovatif, memperkuat sinergi dengan program studi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan mahasiswa.

