News

Support Pengukuhan Pahlawan Nasional: Staf Khusus Menteri Sosial RI Hadiri Seminar Nasional Pengukuhan KH. Yusuf Hasyim

Mojokerto, Bidik – Staf Khusus Menteri sosial RI hadir dalam seminar pengukuhan KH. Yusuf Hasyim sebagai pahlawan nasional, yang diselenggarakan pada Minggu, 16 Maret 2025 di Gedung Al-Marwah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Seminar Nasional ini diselenggarakan oleh Pesantren Tebuireng dan Universitas Abdul Chalim (UAC) Pacet bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka Pengusulan KH. Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional. Acara ini terdiri atas dua sesi, dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan pembukaan, yang dimeriahkan oleh penampilan Tari Saman, pembacaan puisi oleh sastrawan, Kyai. H. Zawawi Imran yang berjudul KH. Yusuf Hasyim. Acara dilanjutkan dengan Seminar Nasional. Narasumber pada seminar nasional ini adalah Dr. H. Aguk Irawan, Lc. M.A., dan H. Saparudin Barus, S.T., MM serta moderator, H. Muhammad Mas’ud Adnan, M.Si.

Pada sambutannya, H. Abdul Malik Haramain, S.Sos., M.Si., selaku Staf Khusus Kementrian Sosial RI menyampaikan bahwa KH. Yusuf Hasyim ini patut dijadikan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan pada UU nomer 20 Tahun 2009 serta telah memenuhi beberapa aspek.


“Jadi kalau menurut UU nomor 20 Tahun 2009, memang menyatakan bahwa negara memberikan gelar pahlawan nasional kepada warga negara yang mempunyai kontribusi besar terhadap kemerdekaan republik Indonesia. Dan menurut saya beliau layak menjadi pahlawan nasional karena selain beliau merupakan pejuang, beliau juga merupakan pengasuh pondok pesantren Tebuireng, aktivis NU dan Ansor serta sosok Politisi,” ungkapnya.

Sesi kedua yang dimulai pada pukul 15.00 WIB ini berisi penampilan banjari, menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, pembacaan ayat suci Al-Quran oleh saudari Handayani, sambutan pengasuh pondok pesantren Amantul Ummah sekaligus ketua umum PP Pergunu, Prof. Dr. KH. Asep Syaifudin Chalim, M.A.

Dilanjutkan dengan pemutaran vidio biografi KH. Yusuf Hasyim, sambutan ketua PW Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz, sambutan dzuriyah sekaligus ketua Badan Penyelenggara Haji dan Umroh RI, KH. Muhammad Irfan Yusuf, serta sambutan oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C). Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A beliau menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas inisiasi dan dukungan penuh dalam proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Yusuf Hasyim. “Beliau tidak hanya menginisiasi pengajuan gelar pahlawan ini, tapi juga membantu prosesnya,” katanya.

Seminar ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Syeikh Ahmad Muhammad Ambruk Al-Hasani yang dilanjutkan dengan keynote speak oleh Prof. Dr. Usep Abdul Matin. (hsl)