Pembukaan DNS UAC, Rektor Ajak Mahasiswa Baru Teladani Perjalanan Hidup Imam Al-Ghazali

Mojokerto, Bidik –Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto gelar Upacara Pembukaan Dedication of New Student (DNS) sebagai langkah awal pembentukan mahasiswa baru yang berlangsung di halaman kampus pada Sabtu, (10/10/2026).

Rektor Universitas KH Abdul Chalim mengajak mahasiswa baru menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk meraih kemuliaan dan membangun masa depan. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutannya yang menekankan pentingnya kesungguhan menuntut ilmu, memperluas pengalaman, serta membangun lingkungan pertemanan yang positif.

Dalam sambutannya, Rektor mengangkat kisah perjalanan hidup Imam Al-Ghazali, ulama besar yang dikenal dengan julukan Hujjatul Islam. Ia menyoroti latar belakang keluarga Imam Al-Ghazali yang sederhana serta perjalanan pendidikannya hingga menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah keilmuan Islam.

Menurutnya, perjalanan hidup Imam Al-Ghazali menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk menuntut ilmu perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia mengajak mahasiswa membayangkan bagaimana jika masa muda Imam Al-Ghazali justru dihabiskan untuk mengejar kesenangan sesaat tanpa kesungguhan dalam belajar. Bisa jadi, sejarah tidak akan mencatat namanya sebagai ulama besar yang pemikirannya dikenal hingga saat ini.

Selain itu, Rektor mengutip pesan Imam Syafi’i tentang pentingnya merantau untuk mencari kemuliaan. Ia menjelaskan bahwa meninggalkan kampung halaman dapat membuka lima manfaat, yakni memperoleh kesempatan untuk beristirahat dan menyegarkan pikiran, mendapatkan ilmu, mempelajari adab, mengenal kebudayaan dan peradaban masyarakat lain, serta memperluas jaringan pertemanan dan relasi.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar berani keluar dari lingkungan yang tidak mendukung perkembangan diri. Menurutnya, lingkungan pergaulan yang positif berperan penting dalam membentuk karakter dan mendorong seseorang untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Menutup sambutannya, Rektor menegaskan bahwa kedatangan mahasiswa di Universitas KH Abdul Chalim bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal untuk menempuh jenjang pendidikan dan meraih cita-cita. Ia pun menyambut mahasiswa baru dengan mengajak mereka menjadikan Universitas KH Abdul Chalim sebagai rumah baru untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan masa depan.

Scroll to Top