Mojokerto, Bidik – Menjadi mahasiswa terbaik bukan semata tentang capaian akademik, tetapi juga tentang dedikasi, kontribusi, dan proses panjang yang telah dilalui. Hal tersebut tercermin dalam perjalanan Ana Tahta Alfina Alfa Malak, S. Sos., mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ushuluddin yang berhasil meraih predikat Mahasiswa Terbaik Prodi KPI pada Yudisium Periode VII Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim pada Jumat (2/10/2026).
Selama masa studinya, Ana mampu menunjukkan konsistensi dalam bidang akademik. Hal tersebut tercermin dari capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,70 yang berhasil diraihnya hingga akhir masa studi. Capaian tersebut turut mengantarkannya menjadi Mahasiswa Terbaik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam pada Yudisium Periode VII Tahun 2026.

Atas pencapaian tersebut, Ana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan serta dukungan selama perjalanan perkuliahannya. Menurutnya, pencapaian yang diraih tidak terlepas dari peran dosen, civitas akademika, keluarga, maupun teman-teman yang senantiasa memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, saya bersyukur banget dan merasa berterima kasih kepada seluruh dosen dan civitas akademika yang sudah membimbing selama ini. Terutama kepada dosen pembimbing, Bapak Puji, Bapak Dekan, dan Bapak Kaprodi yang telah membimbing saya, khususnya dalam menyelesaikan penelitian akhir,” ungkap Ana.
Rasa terima kasih tersebut juga ia sampaikan kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan selama menjalani proses perkuliahan. Bagi Ana, pencapaian yang diraih bukanlah hasil dari perjuangan seorang diri, melainkan terdapat doa dan dukungan dari banyak pihak yang turut mengiringi setiap langkahnya.
“Saya percaya bahwa pencapaian yang saya dapatkan tidak lahir secara independen, tetapi juga karena ada doa-doa dari orang-orang yang mungkin tidak terdengar di telinga saya, tetapi terdengar oleh Tuhan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ana berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi adik tingkat dan mahasiswa lainnya untuk berani menjalani proses, berkarya, serta mewujudkan mimpi. Menurutnya, keberanian untuk memulai merupakan bagian penting dalam perjalanan seseorang untuk berkembang dan mencapai sesuatu.
“Semoga pencapaian ini nantinya bisa menjadi motivasi buat adik-adik tingkat dan mahasiswa untuk berani berproses, berani berkarya, dan berani bermimpi. Karena tanpa adanya keberanian, kita tidak akan menjadi apa-apa dan tidak akan mau memulai sesuatu,” ujarnya.
Tidak berhenti pada pencapaian akademik, Ana juga berharap ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Baginya, ilmu pengetahuan seharusnya tidak hanya berakhir pada gelar akademik yang melekat di belakang nama, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi nyata di lingkungan sekitar.
“Semoga segala keilmuan yang kita dapatkan selama perkuliahan nantinya juga bisa berdampak, bermanfaat secara konsisten, dan berkontribusi nyata untuk masyarakat. Semoga keilmuan itu tidak hanya berakhir pada gelar di belakang nama kita, tetapi juga bisa bermanfaat untuk sekitar,” pungkasnya.

