MOJOKERTO, BIDIK — Rektor Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, Dr. KH. Mauhiburrahman, Lc., MIRKH, menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaannya dalam momentum Wisuda ke-VII UAC. Ia menyampaikan bahwa kehadiran ibu Nyai Hj. Alif Fadhilah pada prosesi wisuda sesi kedua menjadi momen yang istimewa karena merupakan kali pertama beliau hadir dan menyaksikan secara langsung prosesi kelulusan mahasiswa UAC tahun 2026.
Dalam sambutannya, Rektor UAC mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama memanjatkan Surah Al-Fatihah bagi salah satu lulusan Program Doktoral Pascasarjana UAC yang telah mendahului menghadap Sang Maha Kuasa. Doa tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum yang seharusnya turut merayakan momen wisuda bersama para wisudawan lainnya.

Rektor juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan dengan mengutip syair Imam Syafi’i mengenai pentingnya memilih lingkungan pergaulan. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu meninggalkan lingkungan yang tidak baik karena pergaulan dapat memengaruhi perjalanan hidup dan masa depan seseorang.
Pada kesempatan tersebut, Dr. KH. Mauhiburrahman, Lc. MIRKH., juga memberikan apresiasi kepada Ketua LLDIKTI, Prof. Dyah Sawitri, S.E., M.M., melalui sebuah pantun.
Pergi ke kampus naik sedan.
Menyapa hangat warga di jalan.
Prof. Dyah, ketua penuh teladan,
Bimbingannya tajam, kampus di bawahnya langsung jadi andalan.
Tidak hanya itu, ucapan selamat dan motivasi juga disampaikan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UAC melalui pantun.
Merangkai melati penuh apresiasi.
Dicurah cantik di atas nampan.
Selamat wisudawan dan wisudawati UAC,
Gelar di tangan, mari taklukkan masa depan.
Melalui sambutannya, Rektor UAC berharap para wisudawan mampu menjadikan gelar akademik sebagai bekal untuk terus berkarya, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berani menaklukkan berbagai tantangan di masa depan.

