5 Dosen Universitas KH Abdul Chalim Jadi Tim Seleksi Baca Kitab Beasiswa PWNU Jatim 2026

Surabaya, Bidik — Sebanyak 5 dosen Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Pacet Mojokerto dipercaya menjadi tim seleksi baca kitab dalam program Beasiswa PWNU Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan seleksi berlangsung hari ini (31/05/26) di Ballroom KH. Hasyim Asy’ari lantai 3 Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kelima dosen UAC yang terlibat sebagai tim seleksi tersebut adalah Fathul Qodir, M.H.I., Fatkhiyatus Suada, M.Hum., Muqimah Liwais Sunnah, M.Pd., Ninik Indrawati, M.Pd., serta Dr. Hj. Farida Ulvi Naimah, M.H.I. Keterlibatan para dosen ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kaderisasi generasi muda Nahdlatul Ulama.

Program Beasiswa PWNU Jawa Timur 2026 diselenggarakan melalui kerja sama dengan belasan perguruan tinggi mitra yang terdiri atas Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Seleksi baca kitab menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kemampuan keagamaan para calon penerima beasiswa.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Tercatat sekitar 2.500 peserta mengikuti proses seleksi yang dilaksanakan secara bertahap. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan latar belakang prestasi akademik maupun keagamaan yang beragam.

Program beasiswa ini menyasar lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dalam dua tahun terakhir yang memiliki prestasi dan kompetensi keagamaan yang baik, seperti hafiz Al-Qur’an, juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), maupun prestasi keagamaan lainnya. Selain itu, program ini diprioritaskan bagi calon mahasiswa yang hingga saat ini belum diterima di perguruan tinggi mana pun.

Keikutsertaan lima dosen UAC dalam tim seleksi diharapkan dapat memastikan proses penilaian berlangsung secara objektif, profesional, dan sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan. Melalui program ini, PWNU Jawa Timur berupaya membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda berprestasi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Nahdlatul Ulama.(PL)

Scroll to Top