Malang, Bidik – Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto menghadiri kegiatan International CEO Talks, MoU Signing & Startup Innovation Forum 2026. Kegiatan yang mengusung tema Creating University Start-Ups to Strengthen Entrepreneurship of NU Higher Education Institutions for Better Contribution to SDGs Programs ini menjadi wadah kolaborasi antar Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dalam memperkuat transformasi menuju Entrepreneurial University. Diselenggarakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid, Gedung Ali bin Abi Thalib Lantai 7, Universitas Islam Malang (UNISMA), Jumat (10/7/2026).
Forum tersebut bertujuan mendorong inovasi, hilirisasi hasil riset, pengembangan startup, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Rangkaian kegiatan meliputi International CEO Talks, Young CEO Showcase Session, Awarding Ceremony, hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah mitra strategis.

Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas KH. Abdul Chalim, Bahrudin Zamawi, M.Th.I., menjelaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Melalui kolaborasi ini, UAC akan memperoleh pendampingan dalam berbagai bidang, seperti pengembangan teknologi pembelajaran, penelitian, penyelenggaraan seminar akademik, hingga pengembangan startup berbasis Artificial Intelligence (AI).
Ia menambahkan bahwa mahasiswa juga akan memperoleh pendampingan dalam membangun usaha berkelanjutan yang berorientasi pada prinsip SDGs. Menurutnya, kewirausahaan tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Pengembangan usaha berkelanjutan didasarkan pada SDGs. Misalnya, usaha di bidang pengolahan sampah plastik yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga berperan dalam menyelamatkan bumi,” ujar Zamawi.
Melalui forum ini, Universitas KH. Abdul Chalim bersama Universitas Islam Malang dan sejumlah mitra strategis berkomitmen memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, dan kewirausahaan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong terciptanya startup yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

